1. Jurnal [back]
Komponen :
1. Gerbang Logika AND
2. Gerbang Logika NAND3. Gerbang Logika NOR
4. Gerbang Logika NOT
5. Gerbang Logika OR
6. Gerbang Logika XNOR
7. Gerbang Logika XOR
8. Ground
9. LED
10. Logic State
4. Analisa [back]
5. Link Download [back]
Link download video [disini]
Link download HTML [disini]
Link download rangkaian [disini]
Percobaan 1 Gerbang logika dasar
1. Jelaskan prinsip kerja rangkaian dalam dari
masing-masing gerbang logika!
a. Gerbang
logika AND
Input
akan berlogika 1 apabila S1 dan S2 terhubung ke Vcc dan akan berlogika 0
apabila S1 dan S2 terhubung ke ground. Jika S1 dan S2 terhubung ke
Vcc maka arus akan mengalir dari Vcc ke R1 dan lanjut ke R2 karena arus akan
mengalir dari potensial tinggi ke rendah, sehingga LED akan hidup. Saat S1 terhubung ke Vcc, sedangkan S2 terhubung
ke ground, maka arus dari Vcc akan melewati R1 dan kemudian akan mengalir langsung ke D2 dan lanjut
ke ground. Arus tidak akan
melewati D1 karena potensial pada kaki katoda lebih besar daripada potensial pada
kaki anoda dan tidak akan melewati R2 karena arus akan melewati jalur tanpa hambatan atau beban,
sehingga LED akan mati. Saat LED hidup maka akan berlogika 1, sedangkan saat LED
mati maka akan berlogika 0.
b. Gerbang
logika OR
Kondisi
input akan berlogika 1 apabila S3 dan S4 terhubung ke Vcc dan akan berlogika 0
apabila S3 dan S4 terhubung ke ground. Jika input pada S3 terhubung ke ground dan input pada S4 terhubung ke Vcc, maka arus dari Vcc akan mengalir ke D4 dan diteruskan ke R4 sehingga LED akan hidup.
Arus tidak melewati D3
karena kaki anodanya terhubung ke ground sehingga tidak ada arus yang mengalir
ke katoda.
c. Gerbang
logika NOT
Input
akan berlogika 1 apabila S5 terhubung ke Vcc dan akan berlogika 0 saat S5 terhubung ke ground. Ketika S5 terhubung
ke Vcc, maka arus dari Vcc akan mengalir ke R3 dan R5. Adanya arus yang
mengalir dari R3 ke kaki basis transistor menyebabkan transistor aktif. Dengan
aktifnya transistor, arus dari R5 akan langsung mengalir dari kaki kolektor ke
kaki emitor pada transistor dan langsung ke ground. Arus tidak akan melewati
LED karena sifat arus yang memilih akan melewati jalur tanpa hambatan atau
beban. Selanjutnya, saat S5 dihubungkan ke ground, maka arus dari Vcc hanya
mengalir ke R5. Pada R3, tidak ada arus yang mengalir dari ground, sehingga
kaki basis transistor juga tidak mendapatkan arus yang menyebabkan tidak
aktifnya transistor. Karena transistor tidak aktif, maka arus yang melewati R5
akan mengalir ke LED dan diteruskan ke ground. Hal ini akan membuat keadaan LED
hidup.
d. Gerbang
logika NOR
Gerbang
logika NOR merupakan gabungan dari prinsip kerja gerbang logika OR dan NOT.
Output dari rangkaian gerbang logika OR akan menjadi input bagi rangkaian
gerbang logika NOT.
e. Gerbang
logika NAND
Gerbang
logika NAND merupakan gabungan dari prinsip kerja gerbang logika AND dan NOT.
Output dari rangkaian gerbang logika AND akan menjadi input bagi rangkaian
gerbang logika NOT.
f. Gerbang
logika X-OR
Gerbang
logika X-OR merupakan gabungan dari rangkaian 2 gerbang logika NOT, diteruskan
ke 2 gerbang logika AND, dan diteruskan ke sebuah gerbang logika OR. Misalkan
kedua saklar sama-sama dihubungkan ke Vcc (kedua input belogika 1), maka input
pada kedua gerbang logika NOT adalah 1, sehingga keduanya akan menghasilkan
output 0. Output 0 dari gerbang logika NOT akan menjadi logika input pada salah
satu kaki gerbang logika AND dan kaki input gerbang logika AND yang satunya
lagi akan diambil dari inputan awal saklar yaitu 1. Ketika input pada gerbang
logika AND adalah 0 1, maka output yang dihasilkan adalah 0. Output dari kedua
gerbang logika AND tersebut akan menjadi input bagi gerbang logika OR. Ketika
input pada logika OR adalah 0 0, maka output yang dihasilkan adalah 0. Hal
tersebut akan ditampilkan dalam keadaan LED yang OFF.
g. Gerbang
logika X-NOR
Prinsip
kerja dari gerbang logika X-NOR sama dengan gerbang logika X-OR, hanya saja
pada rangkaian akan ditambahkan gerbang logika NOT setelah gerbang logika OR,
sehingga output yang dihasilkan berkebalikan dengan tabel kebenaran gerbang
logika X-OR.
2. Apa pengaruh CLK saat dijadikan input rangkaian
gerbang logika?
a. Gerbang logika NOT
Output
pada gerbang logika NOT akan berkebalikan dengan clock. Jika clock berlogika 1,
maka output akan berlogika 0.
b. Gerbang logika AND
Pada
saat B0 berlogika 0,
maka output akan selalu berlogika 0. Hal itu dikarenakan pada gerbang logika
AND, output hanya akan berlogika 1 apabila input berlogika 1 1. Pada saat B0 berlogika 1, maka output hanya akan berlogika 1 ketika
clock juga berlogika 1. Saat clock berlogika 0, maka output juga akan berlogika
0.
c. Gerbang logika OR
Pada saat B0 berlogika 0, maka output hanya akan
berlogika 1 jika clok berlogika 1. Pada saat B0 berlogika 1, maka output akan
selalu berlogika 1.
d. Gerbang logika X-OR
Pada
saat B0 berlogika 0,
maka output hanya akan berlogika 1 saat clok berlogika 1. Pada saat B0 berlogika 1, maka output hanya akan berlogika 1 saat
clock berlogika 0.
e. Gerbang logika NAND
Pada
saat B0 berlogika 0,
maka output akan selalu berlogika 1. Pada
saat B0 berlogika 1, maka output hanya akan berlogika 1 saat
clok berlogika 0.
f.
Gerbang
logika NOR
Pada saat B0 berlogika 0, maka output hanya akan
berlogika 1 saat clok berlogika 0. Pada saat B0 berlogika 1, maka output akan
selalu berlogika 0.
g. Gerbang logika X-NOR
Pada
saat B0 berlogika 0,
maka output hanya akan berlogika 1 saat clock berlogika 0. Pada saat B0 berlogika 1, maka output hanya akan berlogika 1 saat
clock berlogika1.
Link download video [disini]
Link download HTML [disini]
Link download rangkaian [disini]








Tidak ada komentar:
Posting Komentar