1. Jurnal [back]
2. Hardware [back]
4. Analisa [back]
1. Apa pengaruh sinyal clock terhadap lampu H0,H1, H2, H3 ?
Pengaruh clock pada lampu H0, H1, H2, dan H3, clock digunakan untuk mengirimkan data pada rangkaian yang mana sinyal nya berbentuk pulsa. Untuk H0 merupakan MSB (Most Significant Bit) dan untuk H3 merupakan LSB (Least Significant Bit). Maka nilai terbesar bit ada pada H0 dan bit terkecil ada pada H3. Sinyal Clock yang masuk dari lampu H akan masuk terlebih dahulu ke H3, lalu menuju H2, dan diteruskan ke H1, serta terakhir menuju H0. Pada H0 bernilai 001100110011001100,sedangkan H1 000011110000111100, H2 bernilai 000000001111111100, dan H3 bernilai 000000000000000011.
Pengaruh clock pada lampu H0, H1, H2, dan H3, clock digunakan untuk mengirimkan data pada rangkaian yang mana sinyal nya berbentuk pulsa. Untuk H0 merupakan MSB (Most Significant Bit) dan untuk H3 merupakan LSB (Least Significant Bit). Maka nilai terbesar bit ada pada H0 dan bit terkecil ada pada H3. Sinyal Clock yang masuk dari lampu H akan masuk terlebih dahulu ke H3, lalu menuju H2, dan diteruskan ke H1, serta terakhir menuju H0. Pada H0 bernilai 001100110011001100,sedangkan H1 000011110000111100, H2 bernilai 000000001111111100, dan H3 bernilai 000000000000000011.
2. Bagaimana counter dapat menghitung bilangan binner ?
Untuk menghitung bilangan biner dapat menggunakan BCD (Binary Code Decimal), dimana setiap simbol dari bilangan biner dikonversi satu per satu menjadi bilangan desimal.
Untuk menghitung bilangan biner dapat menggunakan BCD (Binary Code Decimal), dimana setiap simbol dari bilangan biner dikonversi satu per satu menjadi bilangan desimal.
Link download video {disini}
Link download HTML {disini}


Tidak ada komentar:
Posting Komentar